Ragnarok…oh Ragnarok-ku…..
Kawan-kawan sejawat IdRO FnC skalian…di sini aku mau share-share lagy….yah, sekadar cerita-cerita saja mencurahkan apa yang ada di benak aku selama aku maen RO FnC.
Warna warni dunia RO kita, ga cuma hanya sekedar maen tuk leveling, tapi juga dapet teman, ada juga kita ikut suatu perkumpulan yang namanya GUILD, ntah untuk hanya fun sekedar kumpul2, ada juga yang WOE–di situ kita bisa saling berkompetisi dengan guild-guild lain dalam menduduki kastil-kastil yang ada di RO FnC…punya banyak kenalan, banyak teman, ga hanya sekadar sebatas partner hunt tapi juga sebagai teman curhat–dagang zeny ampe Eq2 tuk nafkah duid secara pribadi–pacar–sobat kental–etc…
Tapi ternyata….lembaran hitam itu gak hanya terjadi di dunia real dalam kehidupan nyata kita aja, ga luput RO kita pun ternyata juga ada. Dan inilah yang jadi point keprihatinan saya, apalagy jika membandingkan dengan kehidupan di dunia nyata kita sehari-hari.
Akhir-akhir ini, atau mungkin dari waktu2 yang lalu kita tahu sendiri banyak megaphone yang beredar akan menjelek-jelekkan agama, saling mengutuk satu sama lain, menghina dll….
Yang lain, dulu sewaktu aku masih awal-awal main (blum bergabung dengan guild manapun) selesai event WOE banyak sekali megaphone yang saling mundukung 1 sama lain
(such as: “nice WOE, better next time—Seru-seru, thanks WOE nya keep in touch”)
itu dulu, tapi entah kenapa jadi berujung saling mengejek, saling meremehkan satu sama lain, bahkan ujung-ujungnya ada yang ngajak brantem beneran di dunia real???? Nah lo, hanya karena WOE di game ini, knapa masalah mesti di besar-besarin ampe adu tangan di dunia real? (menurut kamu????…)
Belom lagy, kalo ada yang mengumpat, sentimentil antar char, ntah itu yang emang salah, ato yang jadi korban ga tau apa-apa kesalahan dia malah dikata-katain dengan kata2 kasar…ehm, maap, ibaratnya seperti:
*”emak lo P***K, Anj**g, Sumpahin mati, Kgak Bahagia, dll”*
yup, n maap, banyak d sensor, coz jujur kata-kata itu ga patut di lontarin secara umum karena kasar..
(yah, ga munafik juga memang saya juga pnah seperti itu, jujurlah smua manusia tidak luput dari kekhilafan dan no body’s perfect except God)
Nah yang jadi titik point keprihatinan saya ini, apalgy dilihat pas aku beli vocer di game net…..banyak banget anak-anak SD, SMP,bahkan seumuran itu mereka juga maen RO, dan ak juga mikir, di saat umur-umur itu anak-anak sedang giat-giatnya dalam menyerap apa yang dia perhatikan, apa yang dia tekuni dan apa yang dia senangi. Nah bisa bayangkan sendiri gimana jadinya kalo point-point di atas tersebut dibawa-bawa oleh anak-anak ke pergaulan mereka di dunia real???(asalkan ga ampe ke ortu mereka juga dikata-katain)
Tidak masalah untuk orang-orang dewasa yang rata-rata sudah mampu membedakan mana yang baik dan mana yang benar. Nah bagaimana dengan bibit calon penerus bangsa kita yang masih seumur jagung ini??
Mari kita merujuk kembali pada slogan Ragnarok Indonesia kita…
“Ragnarok Online, Sejuta Sahabat Sejuta Rasa”……..????? Kemana makna itu??? Haruskah diganti dengan Sejuta Musuh??? Sejuta Kesesatan??? kenapa tidak sekalian saja buat server berdasarkan ras, agama ato budaya??? Kenapa mesti perbedaan dan konflik agama juga di bawa-bawa ke game kita ini??
Ada sebagian orang tua bilang…”game itu membodohi anak-anak”, nah..haruskah realita yang ada bahkan fakta yangg terjadi di game kita ini terjadi??? Benarkah membodohi?? Dengan adanya fenomena-fenomena itu, padahal bagi para pecinta game sendiri/ gamer sejati pasti mereka akan membantah secara lantang pernyataan “MEMBODOHI!!”
Yah…..memang semua kembali pada diri pribadi masing-masing, hanya di sini saya prihatin sekali, bisa kalian pikirkan kalau di dunia real saja sudah banyak sekali masalah di pemerintahan negara kita (ntah agama, bom, korupsi, penggelapan barang, pemalsuan, dll)
DAN TERNYATA……..yang mungkin lucu sekaligus ironis bahkan tragis, di dunia RO kitapun juga terjadi!!!!
Nah bayangkan saja dari titik pointnya. Pribadi orang-orang yang tidak tahu aturan di game saja sudah beraksi yang tidak-tidak, bagaimana di dunia nyatanya. Logika sajalah..tidak jauh berbeda, tidak game tidak di dunia real konflik masih saja terjadi.
Nah kembali pada diri pribadi kita masing-masing lagy, masihkah kita mau menodai Ragnarok tercinta kita ini dengan hal-hal itu???? Susah memang karena ini di dunia cyber game, tapi sadarlah……Apalah guna kita saling egois, apa guna kita saling membedakan??? Karena perbedaan itulah dunia kita penuh warna, saling melengkapi, saling mengisi, semua memang ad sisi negatif dan sisi positif, karena dunia kita ini ga hanya sebatas HITAM dan PUTIH. Masalah budaya, kepecayaan agama orang tidak perlu kita ikut campur tapi cukup HORMATILAH hak-hak orang masing-masing. Toh, kita sendiri juga gak mau kan kalo di ejek ato dihina, so, knapa msti sll cari perkara???? Mega-mega yang jelek-jelek, rugi duid, banyak yg emosi, jadi mubazir juga kan…
yah…itu saja yang mau saya share di halaman ini, mungkin pandangan dari teman-teman berbeda, dan seperti yang saya tekankan bahwa PERBEDAAN bukanlah sesuatu hal yang merugikan. Begitu juga perbedaan pendapat, sah-sah saja karena cara pandang tiap orang berbeda.
And satu hal, semoga Pasar Payon kita yang tercinta ini juga bebas dari konflik-konflik merugikan….tetap jadikan Pasar Payon ajang kita tuk saling berbagi dan saling melengkapi
Thanks All….
^__^
This post was submitted by Romaniskov.
Next Post : Priest Bukan Pembantu

(56 penilai, rata-rata: 9.43)
November 24th, 2008 at 7:46 pm
percuma cc “RAGNAROK SEJUTA RASA SEJUTA SAHABAT” hanyalah wacana belaka ga jauh beda ama realnya
, lampu merah aja masih disrobot 
November 24th, 2008 at 7:29 pm
yah,anggep aja klo ada yg ngomong kyk gitu brarti dia kagak berpendidikan. mesti udah didik..

kalo anak kecil main ro trus ngeliat kata2 berhamburan kayak gitu,kan bisa dia praktekin tuh di dunia nyata,,makin ancur aja deh indo..
November 24th, 2008 at 7:26 pm
Ok. Pertama, thx bwt naia nee-san, udah mau nanggapin, domou arigatou gozaimasu
. Top deh konsultasi bantuan hukumnya. Kira-kia biayanya brp zeny?
. Saia dukung kok kalo mau nuntut Lyto. Tp saia g bs ikut kumpulin bukti megacot, soalnya saia main di warnet, jd g bs save screenshot.
Nah, skrg udah jelas, Lyto sbg penyedia jasa alias penjual, tidak memenuhi kewajibannya memberi pelayanan yg baik pada konsumen. Seperti kata nee-san, seharusnya dari sini kita bisa melakukan pengaduan kepada YLKI atau class action. Kita andaikan kita jadi ngadu ke YLKI ato nuntut pake class action.
RO dan game online adalah bentuk usaha jasa. Sama seperti kita naik kendaraan umum, pesawat, kereta, bis dll. Kita sebagai konsumen berhak mendapat kenyamanan dan pelayanan yang memadai sebagai kompensasi pembayaran kita, selain kesempatan untuk bermain. Kalau konsumen merasa dirugikan, tidak mendapat kenyamanan, kita berhak melakukan pengaduan atau gugatan. Tidak masalah apakah game online di Indonesia sudah memiliki standar tertentu atau belum. Kalau Lyto menganggap apa yang mereka lakukan sudah yang terbaik atau sudah sesuai mutu, kenapa banyak yang masih protes? Ini seharusnya sebagai kompensasi kita sebagai konsumen setelah Lyto sebagai penyedia jasa mengeruk uang kita.
Bener juga kata nee-san. Sebenarnya, selain dari UUPK, kita bisa melihat ini dari sudut pandang UU perlindungan anak. RO bukan game yg cm dimainin orang dewasa. Anak-anak jg banyak yg main. Ini bisa dipakai untuk melindungi anak-anak dari pengaruh buruk penggunaan bahasa kasar. Penggunaan bahasa-bahasa kasar di megacot bisa digolongkan kekerasan verbal loh.
Nah, sekarang permasalahannya nee-san. Di luar negeri, game memiliki rating usia yang ditetapkan oleh ESRB (saia lupa kepanjangannya apa). ESRB adalah badan yang berwenang utk menetapkan rating usia yg cocok utk sebuah game (semacam lembaga sensor lah). Ada game utk anak-anak, remaja, dan dewasa. Nah, rata-rata game online memiliki rating T (teen). Selain itu, dalam rating game online biasanya jg punya tulisan “online interaction not rated by the ESRB”. Artinya, mslh interaksi antar player tdk mjd urusan ESRB. Ini bs mjd senjata Lyto utk menolak gugatan kita (kalau kita jd menggugat Lyto). Selain itu, di persetujuan user sebelum kita daftar, pasal 14 jg disebut kaya gini:
14. Anda setuju untuk membebaskan Lyto dari tuntutan dan kerugian yang timbul akibat tindakan, tingkah laku dan pesan yang anda transmisikan dalam game serta pesan yang Anda posting di website.
“Tindakan dan tingkah laku yang timbul” itu bisa diartikan dari kita. Jadi Lyto bs saja menolak urusan megacot. Meskipun nee-san bilang peraturan tanpa sanksi sma aja bukan apa-apa, tp ini jd pikiran jg ni kalo seandainya kita melakukan class action ke Lyto.
Well, sementara gt aja dulu. Maap kalo ada yg salah. Saia msh blajar n g ngerti apa-apa soal hukum. Apa yg saia tulis ini opini saia. Wew, tnyt panjang jg ya
.
Pengen diskusi dari perspektif hukum ma nee-san lagi sih sbenernya. Kapan bisanya nih nee-san? Di RO, di papay, ato di mana aja terserah. Tp pokoknya kalo kita sampai ngadu ke YLKI ato class action, saia bantu sepenuh hati
November 24th, 2008 at 6:13 pm
Setuju
saya sih mengurangi penggunaan megacot untuk hal2 yang ga perlu, apalg buat maki2 orang secara kasar dan menyangkut SARAge
gak mau dah
yah soalnya walo itu koin2 kita, duit2 kita tp yg maen RO kan bukan kita doank >,< toleransi antar pemain d idRo udah mulai nipis sich
@naia-nee: kalo mau adain petisi saya ikut nee-san ^^
November 24th, 2008 at 4:48 pm
Loh kan emang gt, ampe ada pribahasanya kok, kalo ngga salah…
“Masalah di depan mata tidak keliatan, duit di sebrang lautan keliatan”
November 24th, 2008 at 4:37 pm
@Silf - mungkin kalimat lengkapnya gini om Silp: ya nanti dicek, gue lagi sibuk ngurusin P***** ****d neh, masih banyak bug di sana sini, kalo gue nggak beresin dan sampe ada protes ke lyto, gaji gue bulan ini bakal dipotong sama bos, jadi ya sori om, RO ntaran aje deh kalo gue inget ye… wkawkawkwkakwakw
November 24th, 2008 at 4:33 pm
yg jelas mah fun aj
November 24th, 2008 at 4:29 pm
Waktu itu pernah kejadian isi koin di website eror. Pas itu lagi jam sebelum woe dimana pasti banyak player yg mo belanja koin utk keperluan woe.
Dalam waktu kurang dari 1 jam, eror itu diperbaiki dengan cepat oleh GM.
Nah liat kan klo uda berhubungan sama duit cepat geraknya.
Coba klo berhub dengan kenyamanan player, alun” kayak siput. Selalu bilang: ya nanti dicek.
November 24th, 2008 at 4:18 pm
@Silf -
yah kalo BOT ,mending kk, tapi yang paling ngefek di sanubari kita ni, kok ya agama pke di bawa2 segala, apalgy ortu, waduh tambah parah..
mbok ya kalo ada masalah ga usah pake cocot, slesin aja di meja hijau PvP kan mantab tuh, tapi lagy2…………….kalo ad yang kalah pun teteup~~~~…..berujung cocot~~~~
memang orang2 negara kita ini, kalah Pemilu di partai aja….. eh kader-kadernya malah demo ancur2in barang..
November 24th, 2008 at 4:15 pm
bukan hanya tidak tegas, tapi juga jarang nengok RO nya om, sekalinya nengok cuma basa basi kali ya “oh RO aman” terus kembali deh jadi GM di game MMORPG terbaru lyto itu…